JENIUS KONSULTAN, TRAINER, ANALIS, PENULIS ILMU PENGETAHUAN ILMIAH HUKUM RESMI oleh HERY SHIETRA

Konsultasi Hukum Pidana, Perdata, Bisnis, dan Korporasi. Prediktif, Efektif, serta Aplikatif. Syarat dan Ketentuan Layanan Berlaku

We Don’t Have to Beg for Understanding from Others to Be Understood. Kita Tidak Perlu Mengemis Pengertian Orang Lain agar dapat Dipahami

HERY SHIETRA, We Don’t Have to Beg for Understanding from Others to Be Understood. Kita Tidak Perlu Mengemis Pengertian Orang Lain agar dapat Dipahami

Don’t act as if you’re going to die,

If you lose a fight or competition.

Therefore,

Don’t be overcome by obsession,

So that you commit fraud.

We can still move on,

Even if we lose a competition.

That’s what positive thinking is all about.

Don’t act as if we no longer have hope in life,

If others forget our kindness.

Therefore,

Don’t regret our good deeds,

So as not to stop doing good.

We can still move on,

Even though we are disappointed now and can only rely on ourselves,

That’s what's called positive thinking.

Don’t act as if you’re going to die and suffer,

When faced with the reality of limited economic conditions.

Therefore,

Don’t lose heart,

So you lose your motivation to live.

We can still live.

Even though we currently live a simple life with many limitations,

That’s what's called positive thinking.

Don’t act as if your life is over,

If you don’t get what you deserve.

Therefore,

Don’t despair, let alone be fatalistic,

So you take emotional action to vent your anger.

We can still live,

Even though we are currently marginalized and isolated from life,

That’s what’s called positive thinking.

Don’t act as if your life is over,

If you can’t get justice when treated badly,

Therefore,

Don’t become as insane as they are,

So we commit all kinds of crimes without responsibility.

We can still continue living,

Even though we are currently being treated unfairly.

That’s what’s called positive thinking.

Don’t act as if our lives will be miserable,

If we are looked down on by others.

Therefore,

Don’t underestimated ourselves, especially feeling hatred towards ourselves,

So we do stupid things that further ruin our lives.

We can still move on,

Even though we’re currently being belittled and abused by others.

That’s what's called positive thinking.

Don’t act as if our lives are worthless,

If there is no one who sincerely wants to love us.

Therefore,

Let’s not neglect ourselves to be loved and cared for by ourselves,

So that we no longer feel alone in this world.

We can still move on,

Even though we are currently “going through joy and sorrow alone,”

That’s what’s called positive thinking.

Don’t act as if we will be tortured to death,

If we don't follow the fear that’s nesting within us.

Therefore,

Don’t be a coward,

This can easily lead you to manipulation and deception by irresponsible people.

We can still move on,

Even though we still face various risks,

That’s what’s called positive thinking.

Don’t act as if you’ll die of exhaustion,

If we work hard all our lives,

Therefore,

Let’s not give in to laziness or be selfish,

So we won’t have any achievements or work to be proud of in the future.

We can still move on,

Even if we feel tired and weary now.

That’s what positive thinking is all about.

Don’t act as if we’re going to starve to death,

When we feel how our life is full of misfortune and various kinds of misfortune.

Therefore,

Don’t be afraid of this life full of uncertainty,

So that you carry out destructive actions towards yourself or others.

We can still continue living,

Even though the current conditions are far from ideal,

That is what is called positive-thinking.

Don’t act as if we will die isolated,

When moving against the current.

Hence,

Don’t be afraid to fight against the current,

Even if walking on a quiet and solitary street.

We can still move on with our lives,

Even if our deliberative attitude can only be understood by ourselves.

That’s what's called positive thinking.

© HERY SHIETRA Copyright.

 

Jangan bersikap seolah-olah kita akan mati,

Bila kalah dalam pertarungan ataupun kompetisi.

Karenanya,

Janganlah dikuasai oleh obsesi,

Sehingga melakukan kecurangan.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini kalah dalam sebuah kompetisi,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah kita tidak lagi memiliki harapan hidup,

Bila orang lain melupakan budi baik kita.

Karenanya,

Janganlah menyesali perbuatan baik kita,

Sehingga berhenti melakukan kebaikan.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini dikecewakan dan hanya bisa mengandalkan diri kita sendiri,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah kita akan hidup sekarat dan tersiksa,

Bila menghadapi realita kondisi ekonomi yang serta terbatas.

Karenanya,

Janganlah putus semangat,

Sehingga kehilangan motivasi hidup.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini hidup sederhana dengan banyak keterbatasan diri,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah hidup kita sudah tamat,

Bila tidak mendapatkan apa yang menjadi hak kita.

Karenanya,

Janganlah putus asa terlebih bersikap fatalistik,

Sehingga melakukan tindakan emosional untuk melampiaskan kemarahan.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini tersisih dan terkucilkan dari kehidupan,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah hidup kita akan berakhir,

Bila tidak bisa mendapatkan keadilan ketika diperlakukan buruk,

Karenanya,

Janganlah turut menjadi orang yang tidak waras seperti mereka,

Sehingga melakukan segala kejahatan tanpa tanggung-jawab.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini diperlakukan secara tidak adil,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah hidup kita akan mengenaskan,

Bila diremehkan oleh orang lain.

Karenanya,

Janganlah bersikap rendah diri terlebih merasa benci terhadap diri kita sendiri,

Sehingga melakukan hal-hal konyol yang menambah rusak hidup kita.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini disepelekan dan dilecehkan oleh orang lain,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah hidup kita tidak berharga,

Bila tiada orang yang secara tulus mau mengasihi diri kita.

Karenanya,

Janganlah mengabaikan diri kita untuk dikasihi dan dicintai oleh diri kita sendiri,

Sehingga kita tidak lagi merasa sebatang kara di dunia ini.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini “suka dan duka seorang diri”,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah kita akan tersiksa hingga mati,

Bila tidak mengikuti perasaan takut yang bersarang dalam diri kita.

Karenanya,

Janganlah menjadi seorang penakut,

Sehingga mudah dimanipulasi dan dibodohi oleh orang-orang yang tidak bertanggung-jawab.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini tetap menghadapi berbagai resiko hidup,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah kita akan mati kehabisan tenaga,

Bila kita bekerja keras sepanjang hidup kita,

Karenanya,

Janganlah tunduk pada kemalasan ataupun bersikap egois terhadap diri kita sendiri,

Sehingga tidak memiliki prestasi atau karya apapun yang dapat kita banggakan di masa depan.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini merasakan lelah dan letih,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah kita akan mati kalaparan,

Bila kita merasa betapa hidup kita penuh kemalangan dan berbagai ketidakmujuran.

Karenanya,

Janganlah gentar kepada kehidupan yang penuh ketidakpastian ini,

Sehingga melakukan tindakan destruktif terhadap diri sendiri maupun kepada orang lain.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini kondisinya jauh dari kata ideal,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

Jangan bersikap seolah-olah kita akan mati terkucilkan,

Bila bergerak melawan arus.

Karenanya,

Janganlah takut berjuang melawan arus,

Sekalipun berjalan di jalan yang sepi dan soliter.

Kita tetap bisa melanjutkan hidup,

Meski saat kini sikap deliberatif kita hanya dapat dipahami oleh diri kita seorang,

Itulah yang disebut sebagai positive-thinking.

© Hak Cipta HERY SHIETRA.