KNOWING NO COMPLAINT

Quit complaining.
Suffering live not just ours alone.
Rich or poor,
Old or young,
King or a slave,
Rulers or the masses,
Handsome or ugly,
The days of past, present, and future,
Gripped by dissatisfaction,
Uncertainty,
Suffering,
Severability,
And changes.
Everyone is feeling pain,
Everyone can feel the bitterness of life,
Everyone felt dissatisfaction,
Every person has their own fears,
Everyone has the desire and hope,
Everyone does not escape the pain and tears,
Do not complain, my friend.
Do not waste our lives just to complain.
Let's face it what is we need to face.
Knowing that every creature feeling the pain in the theri own shape,
There is no longer right for us to complain,
Feeling jealous of other people's lives.
Moreover, grabbed the rights and lives of others.
The grass in the neighbor's yard looked always more beautiful in our eyes.
Others is not a dustbin for us to moan.
Responsible for our own lives.
No one has instructed us to be born in this world.
Bad karma savings resulting we are born in a society that is bad and frustrating.
Dare to do,
Dare to be responsible.
Life is a matter of responsibility,
Not about the endless laments.
When you have to pay,
Then, pay off in this life.
We can not see from the outside only.
Other people are smiling, or cheerful.
It may be that his heart was crying.
Do not be a crybaby,
Because other people are not being maudlin.
Tough, is the attitude of a knight.
Bear the burden of suffering in silence,
As if never feel any pain.
Never asked for attention.
Tried everything in his power to remain on its own feet.
While still able to breathe,
That is enough.
Nothing to complain.
Still a long journey.
Full of twists and turns.
Sometimes there is a ravine.
Sometimes we find springs that cool.
Taking step by step.
Attentive,
And patience.
Any heavy for us to lift the leg and dragged him. Do not ever allow ourselves to be stopped just for grieve and lament.
That is how we love our own lives.
There are nothing importance to complaints in this valuable life.

© HERY SHIETRA Copyright.

Berhentilah mengeluh.
Penderitaan hidup bukan hanya milik kita seorang.
Kaya ataupun miskin,
Tua ataupun muda,
Raja ataupun budak,
Penguasa atau rakyat jelata,
Tampan atau buruk rupa,
Dahulu, kini, dan dimasa mendatang,
Dicengkeram oleh ketidakpuasan,
Ketidakpastian,
Penderitaan,
Keterpisahan,
Dan perubahan.
Setiap orang merasakan sakit,
Setiap orang dapat merasakan pahitnya hidup,
Setiap orang merasakan ketidakpuasan,
Setiap orang mengalami ketakutan mereka sendiri,
Setiap orang memiliki keinginan dan harapan,
Setiap orang tidak luput dari sakit dan air mata,
Janganlah mengeluh, kawanku.
Janganlah sia-siakan hidup kita hanya untuk mengeluh.
Hadapi saja apa yang memang perlu kita hadapi.
Mengetahui bahwa setiap mahkhluk merasakan derita dalam wujud mereka sendiri,
Tiada lagi hak bagi kita untuk mengeluh,
Merasa iri terhadap kehidupan orang lain.
Terlebih merenggut hak dan kehidupan orang lain.
Rumput di pekarangan tetangga tampak selalu lebih indah di mata kita.
Orang lain bukanlah tong sampah bagi kita untuk berkeluh kesah.
Bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri.
Tidak ada yang menyuruh kita untuk terlahir di dunia ini.
Tabungan karma buruk mengakibatkan kita terlahir di tengah masyarakat yang buruk dan membuat frustasi.
Berani berbuat,
Berani bertanggung jawab.
Hidup adalah persoalan tanggung jawab,
Bukan perihal keluh kesah yang tiada habisnya.
Bila harus membayar,
Maka lunasilah di kehidupan ini.
Kita tidak dapat melihat dari luar semata.
Orang lain yang tersenyum, atau ceria.
Bisa jadi isi hatinya sedang menangis.
Janganlah cengeng,
Karena orang lain tidak bersikap cengeng.
Tegar, ialah sikap seorang ksatria.
Menanggung beban derita dalam hening,
Seolah tidak pernah merasakan sakit apapun.
Tidak meminta perhatian.
Mencoba segala daya untuk tetap bertahan diatas kakinya sendiri.
Selama masih dapat bernafas,
Itu sudah cukup.
Tiada mengeluh.
Perjalanan masih panjang.
Penuh lika-liku.
Kadang terdapat jurang.
Kadang kita menemukan sumber mata air yang menyejukkan.
Menempuh setapak demi setapak.
Penuh perhatian,
Dan kesabaran.
Seberat apapun kaki ini untuk kita angkat dan seret.
Jangan pernah biarkan diri kita berhenti hanya untuk berkeluh kesah.
Demikianlah cara kita menyayangi hidup kita sendiri.
Tiada berkeluh kesah.


© Hak Cipta HERY SHIETRA.

SPONSORED : Punya Masalah Hukum? Konsultasikan kepada Konsultan SHIETRA, Netral dan Objektif

Konsultan Hukum HERY SHIETRA & PARTNERS