When an Angel Turns Into a Bloodthirsty Demon

Let us not create a monster.
Have we ever noticed,
Someone who is kind,
Can be transformed into a cold-blooded killer,
When he is constantly deceived, disappointed, and hurted?
Try you to constantly treat someone who is kindly inappropriate,
Hurt their hearts,
deceived him,
Exploit them,
Outwit him,
Fooling him,
Oppress him,
Stealing his rights,
So the same means,
You encourage someone who is kind,
To transform into a monster,
That will be dominated by resentment, anger, and hatred.
Do not blame the monster,
When the monster eats you alive in a sadistic way.
Not just because he is a good person,
You want to think he can be the object of our inappropriate behavior.
Do not just because they are people who never hurt anyone,
Then you think that they can not feel pain when hurted, and can not feel angry and hurted when you hurt them.
Not just because they are good-hearted people,
Then you think you have the right to do unworthily against him.
We can not sue others to remain as kind and gentle.
We can only demand ourselves not to harm others.
Even a tame dog,
It can bite your ass when you are constantly harming him.
There is nothing more terrible than the desperate behavior of vengeance,
Determination to take revenge, because he has been much hurt,
Make him a real monster,
Looking for someone who has been hurting them,
And fiercely will pierce the perpetrator with anger and hatred.
Never grow a seed of resentment in one's heart.
If we can cultivate the seeds of warmth and compassion in ourselves and the hearts of good people,
Why do we have to ruin the good seed,
And replace it with the seeds of anger like a flaming fire of bloodthirsty revenge?
Let us not,
Make an angel transform into a wrathful demon.
As long as a person or any creature can still feel pain and disappointment,
Then they are able to feel anger.
And as long as a person is able to feel anger,
Then they will also be able to feel revenge,
A grudge that thirsts for vengeance.
Let the sweet angels grow steadily as an angel blossoming with all manner of beautiful colors,
We needlessly break with our destructive hands.
If we can not grow an angel's seed on one's heart,
At least, we do not need to change the heart of an angel to become a devil, thirsty for bloodshed.

© HERY SHIETRA Copyright.

Janganlah kita ciptakan seorang monster.
Pernahkah kita sadari,
Seseorang yang baik hati,
Dapat menjelma menjadi seorang pembunuh berdarah dingin,
Ketika dirinya terus-menerus diperdaya, dikecewakan, dan disakiti?
Cobalah engkau terus-menerus memperlakukan seseorang yang baik hati secara tidak patut,
Menyakiti hatinya,
Memperdaya dirinya,
Mengelabui dirinya,
Menindas dirinya,
Mencuri hak-haknya,
Maka sama artinya,
Kau mendorong seseorang yang baik hati,
Untuk menjelma menjadi seorang monster,
Yang akan dikuasai oleh rasa dendam, amarah, dan penuh kebencian.
Jangan salahkan monster itu,
Ketika monster itu memakan dirimu hidup-hidup dengan cara yang sadis.
Jangan hanya karena ia adalah orang baik,
Mau kau berpikir ia dapat menjadi objek perilaku kita yang tidak patut.
Jangan hanya karena mereka adalah orang yang tidak pernah menyakiti siapapun,
Maka kau berpikir bahwa mereka tidak dapat merasa sakit ketika disakiti, dan tidak dapat merasa marah serta sakit hati ketika kau menyakiti dirinya.
Jangan hanya karena mereka adalah orang yang baik hati,
Maka kau pikir kau berhak untuk berbuat secara tidak layak terhadap dirinya.
Kita tidak dapat menuntut orang lain untuk tetap sebagai orang baik dan berlaku lembut.
Kita hanya dapat menuntut diri kita sendiri untuk tidak menyakiti orang lain.
Bahkan seekor anjing yang jinak sekalipun,
Dapat menggigit bokongmu ketika engkau terus-menerus menyakiti dirinya.
Tiada yang lebih mengerikan dari perilaku nekat akibat rasa dendam,
Tekad untuk membalas dendam karena dirinya selama ini telah banyak disakiti,
Menjadikan dirinya monster sesungguhnya,
Mencari seseorang yang selama ini telah menyakitinya,
Dan dengan buas akan menikam sang pelaku dengan penuh amarah dan rasa benci.
Jangan pernah kita tumbuhkan bibit rasa dendam dalam hati seseorang.
Jika kita bisa menumbuhkan bibit kehangatan dan kasih sayang dalam diri kita sendiri dan hati orang-orang baik,
Mengapa kita harus merusak bibit baik itu,
Dan menggantikannya dengan bibit kemarahan bagai api yang berkobar penuh dendam yang haus akan darah?
Janganlah kita,
Menjadikan seorang malaikat menjelma menjadi seorang iblis yang murka.
Selama seseorang atau makhluk manapun masih mampu merasakan rasa sakit dan kecewa,
Maka mereka mampu merasakan amarah.
Dan selama seseorang mampu untuk merasakan amarah,
Maka mereka juga akan mampu untuk merasa dendam,
Dendam yang haus akan pembalasan.
Biarkan malaikat-malaikat yang manis itu tumbuh tetap sebagai seorang malaikat yang mekar dengan segala rupa warnanya yang indah,
Tanpa perlu kita rusak dengan tangan-tangan perusak kita.
Bila kita tidak dapat menumbuhkan benih malaikat pada hati seseorang,
Setidaknya kita tidak perlu untuk mengubah hati seorang malaikat untuk menjadi seorang iblis yang haus akan pertumpahan darah.