A Time Traveler

When we told ourselves we did not have time to do a good deed,
So actually we are lying.
When we convince ourselves that we do not have time to do or accomplish something that we have to finish,
So actually we're being selfish towards ourselves,
Because of these problems will still be there for us as long as we do not get it over.
When we declare on ourselves,
That we do not have the resources to break our limits,
So actually we're immersing ourselves in mud slump.
When we declare on ourselves that we love ourselves,
But in everyday life we constantly hurt and damage the body and mind of our own,
So actually we are hated and rejected the existence of ourselves.
When we declare and try to convince ourselves,
That we do not have the energy to do anything,
Indeed we're lying,
Because of laziness means is not had no energy.
Lazy mean having the energy,
However stingy to use it.
There are wealthy people,
But always beg and take the rights of others,
Actually he has a poor mental condition.
There are also people with economic limitations,
But always giving and charity,
That is called mentally rich.
Mental rich do not know the terms.
There are also people with physical limitations,
But with the unwavering mental as strong as steel,
All the limitations it does not become a reason for him to be a whiny and ask for mercy.
Is the mentality poor who pitiable.
The people mentally rich,
Always feel they have the time to do something,
Always felt a responsibility for any behavior and actions,
Always give and planting,
Always feel enough,
Always appreciate and respect the dignity of others.
We always got all we want to spend some time by eliminating unnecessary activities and doing the necessarily things.
Instead of using the time according to the will, which we want,
But taking the time there was in a sensible and wise manner.
Time is a resource itself.
On the contrary,
We never really have enough time,
As much as anything,
Even in one day we had a thousand hours,
But we spend it on things that rambling and lazed,
Even for activities that are not useful.
Know what is important and what is not important.
Ignorance makes us believe, that we ourselves may never have enough time.
That is why,
The busy person is actually the people who are miserable,
However proudly proclaim to others that he is a busy man,
Or at least give the impression that he is a busy man.
Intelligent people,
Always make himself the time user, intelligently,
Not make himself a busy man has no time left for themselves.
Use the time intelligently,
Efficient and effective.
Instead use the time to be busy.
That we really do not have time,
Or are we greedy with time,
That makes us have never enough had the time even if we had a thousand hours in a day.
Everyone has the same opportunity,
As long as we know the priorities in our lives.
Get to know who we are and what is the willingness of ourselves,
That is where we step.
Too niggardly to use the time we have, will actually make us lose time there.
There are people who spend their lives to work,
So do not have time for themself.
Until she died without ever knowing the meaning of life.
Time goes left us,
And never wait for us to be ready by the time walking without knowing the termination.

© HERY SHIETRA Copyright.

Ketika kita mengatakan bahwa diri kita tidak punya waktu untuk melakukan suatu perbuatan yang baik,
Maka sejatinya kita sedang berbohong.
Ketika kita meyakinkan diri sendiri bahwa kita tidak punya waktu untuk mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu yang harus kita tuntaskan,
Maka sejatinya kita sedang bersikap egois terhadap diri kita sendiri,
Karena masalah tersebut akan tetap ada bagi kita sepanjang kita tidak segera menyelesaikannya.
Ketika kita menyatakan pada diri kita sendiri,
Bahwa kita tidak memiliki sumber daya untuk mendobrak keterbatasan diri,
Maka sejatinya kita sedang membenamkan diri kita sendiri pada lumpur keterpurukan.
Ketika kita menyatakan pada diri kita sendiri bahwa kita mencintai diri kita sendiri,
Namun dalam keseharian kita senantiasa menyakiti dan merusak tubuh dan pikiran kita sendiri,
Maka sejatinya kita sedang membenci dan menolak eksistensi diri kita sendiri.
Ketika kita menyatakan dan mencoba meyakinkan diri kita sendiri,
Bahwa kita tidak punya energi untuk berbuat sesuatu,
Sejatinya kita sedang berdusta,
Karena kemalasan artinya bukanlah tidak punya energi.
Malas artinya punya energi,
Namun pelit untuk menggunakannya.
Ada orang kaya raya,
Namun selalu meminta-minta dan mengambil hak orang lain,
Sejatinya ia memiliki mental yang miskin.
Ada juga orang dengan keterbatasan ekonomi,
Namun selalu memberi dan berderma,
Itulah yang disebut dengan mental yang kaya.
Mental yang kaya tidak mengenal syarat.
Ada juga orang dengan keterbatasan fisik,
Namun dengan mental yang teguh sekuat baja,
Segala keterbatasan itu tidak menjadi alasan baginya untuk bersikap cengeng dan meminta belas kasihan.
Adalah orang-orang bermental miskin yang patut dikasihani.
Orang-orang bermental kaya,
Selalu merasa memiliki waktu untuk berbuat sesuatu,
Selalu merasa memiliki tanggung jawab atas setiap perilaku dan perbuatannya,
Selalu memberi dan menanam,
Selalu merasa cukup,
Selalu menghargai dan menghormati harkat dan martabat orang lain.
Kita selalu punya waktu sepanjang kita mau meluangkan waktu dengan meniadakan aktivitas yang tidak perlu dan mengerjakan hal-hal yang patut dikerjakan.
Bukan memakai waktu sesuai kehendak yang kita kehendaki,
Namun memakai waktu yang ada secara arif dan bijak.
Waktu adalah sumber daya itu sendiri.
Kita tidak pernah benar-benar memiliki waktu yang cukup,
Sebanyak apapun,
Sekalipun dalam satu hari kita memiliki seribu jam,
Namun kita menghabiskannya untuk hal yang bertele-tele dan berleha-leha,
Bahkan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat.
Ketahui apa yang penting dan apa yang tidak penting.
Kebodohan batin membuat kita meyakini bahwa diri kita tidak pernah memiliki waktu yang cukup.
Itulah sebabnya,
Orang yang sibuk sejatinya adalah orang-orang yang menyedihkan,
Namun bangga menyatakan pada orang lain bahwa dirinya adalah orang yang sibuk,
Atau setidaknya menimbulkan kesan bahwa dirinya adalah orang yang sibuk.
Orang cerdas,
Selalu menjadikan dirinya pengguna waktu secara cerdas,
Bukan menjadikan dirinya orang yang sibuk tanpa punya waktu yang tersisa untuk dirinya sendiri.
Gunakan waktu secara cerdas,
Efesien dan efektif.
Bukan gunakan waktu dengan bersikap sibuk.
Bahwa kita benar-benar tidak punya waktu,
Ataukah kita tamak akan waktu,
Yang membuat kita tidak pernah cukup memiliki waktu sekalipun kita memiliki seribu jam dalam sehari.
Setiap orang punya kesempatan yang sama,
Sepanjang kita tahu prioritas dalam hidup kita.
Kenali siapa diri kita dan apa yang menjadi kemauan diri kita,
Disitulah kita melangkah.
Terlampau pelit menggunakan waktu yang kita miliki akan benar-benar membuat kita kehilangan waktu yang ada.
Ada orang yang menghabiskan waktu hidupnya untuk bekerja,
Sehingga tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri.
Sampai akhirnya meninggal tanpa pernah tahu makna hidup.
Waktu terus berjalan meninggalkan kita,
Dan tak pernah menunggu kita untuk siap dengan waktu yang berjalan tanpa kenal penghentian.